Berani Untuk Bermimpi





Di sebuah pinggiran kota, seekor kuda tampak berlari-lari kecil menelusuri jalan desa. Diatas punggungnya seorang pemuda menunggangi dengan begitu bersemangat. Sesekali sang kuda meringkik sebagai sambutan dari lecutan kecil tuannya.



"Hayo hitam, hebaa...hebaa...," suara sang tuan sambil menepuk punggung belakang kuda.



"Kenapa kamu begitu bersemangat, Hitam? Padahal, kamu sudah begitu
Previous
Next Post »
Thanks for your comment